Membentuk Critical Thinking, Jati Diri Bangsa, dan Literasi Keuangan untuk Generasi Muda Indonesia
Kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan besar terlebih tentang isi ekonomi dan maraknya demo saat ini menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan berpikir kritis (critical thinking), kesadaran akan jati diri bangsa, serta literasi keuangan yang baik agar mampu menghadapi arus globalisasi dengan tetap menjaga keutuhan dan kesejahteraan bangsa.
Materi I
Prof. Yudi Latif, MA., Ph.D
Ketua Pusat Studi Islam dan KenegaraanIndonesia/ PSIK-Indonesia
Tema:
Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan
Pembinaan Kesadaran Bela Negara
Di tengah tantangan global, generasi muda juga perlu meneguhkan jati diri bangsa yang berlandaskan:
1. Pancasila sebagai dasar negara.
2. UUD 1945 sebagai landasan hukum.
3. NKRI sebagai wujud persatuan.
4. Bhineka Tunggal Ika sebagai semangat kesatuan dalam keberagaman.
Kesadaran bela negara dapat ditumbuhkan melalui pendidikan kewarganegaraan, latihan, hingga kampanye bela negara. Tujuannya bukan hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga mempertahankan persatuan serta meningkatkan ketahanan nasional.
1. Indonesia sebagai Bangsa Pelopor
Mampu tumbuh dengan kekuatan sendiri.
Posisi Indonesia masih terhormat di dunia (dibanding Korea, China, India).
Kemerdekaan sama, tapi perkembangannya berbeda.
2. Pemikiran Bung Karno
Indonesia adalah negara majemuk dengan dasar Pancasila.
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika → penting menumbuhkan inklusivitas, koneksivitas, dan silaturahmi.
Manusia cenderung bergaul dengan yang sama, namun harus belajar menghargai perbedaan (bukan mengasingkan, melainkan menyayangi).
3. PERMA (PERMA Model)
P → Positive Emotion (Agama → Sila 1)
E → Engagement / Jiwa (Sila 2)
R → Positive Relationship / Persaudaraan (Sila 3)
M → Meaning / Makna hidup (Sila 4)
A → Accomplishment / Prestasi (Sila 5)
4. Pengembangan Potensi
Manusia harus mengembangkan potensi untuk meraih mimpi.
Menjadi manusia bermutu, berkolaborasi, serta seimbang antara nalar dan nurani.
Sebuah kemajuan bukan diukur dari ketakutan luas daerah nya melainkan ditentukan dari kualitas orangnya.
Materi II
Erisandy Yudhistira
Priority Banking Manager Bank Mandiri
Tema:
Penguatan Literasi Keuangan dan Kesejahteraan
Mahasiswa
Selain aspek berpikir kritis dan kebangsaan, literasi keuangan juga menjadi kunci kesejahteraan mahasiswa. Pengelolaan keuangan sejak dini agar tidak terjebak kebutuhan serba cepat. Karena yang mengerti potensi diri adalah masing-masing
"Investasi pada diri sendiri sebagai aset paling berharga."-Warren Buffett
Perencanaan keuangan jangka panjang untuk menghadapi masa pensiun, inflasi, dan kebutuhan mendesak juga sangat penting karena inflasi merupakan hal yang tidak bisa kita hindari.
Contoh nyata dari berinvestasi adalah Pak Samsuri, seorang penarik becak yang berhasil naik haji berkat perencanaan keuangan yang disiplin.
Materi IV
Dr. Pulung Siswantoro, SKM., M.Kes.
Dosen Universitas Airlangga
Tema:
Strategi Menumbuhkan Critical Thinking Ability untuk
Menemukan Solusi Terbaik
Strategi efektif yang dapat diterapkan dalam mencari solusi dan mempecahkan masalah dengan berfikir kristis, meliputi:
1. Membangun fondasi dasar dengan selalu bertanya menggunakan teknik 5W1H (apa, mengapa, siapa, kapan, di mana, bagaimana).
2. Menganalisis fakta dan opini, serta mengidentifikasi pola dan hubungan sebab-akibat.
3. Menggunakan kerangka berpikir terstruktur, misalnya SWOT atau metode DECIDE.
4. Melatih keterbukaan pikiran dengan mencari perspektif berbeda.
5. Mengevaluasi solusi secara sistematis melalui kriteria jelas dan matriks keputusan.
6. Melakukan refleksi diri dengan journaling atau evaluasi keputusan.
7. Melatih konsistensi melalui studi kasus dan debat terarah.
8.Dengan konsistensi, berpikir kritis akan membantu generasi muda memilih keputusan berbasis bukti, bukan asumsi atau tekanan sosial.
Mari menjadi generasi muda yang Berfikir Kritis, Berjiwa Bangsa, Bela Negara, dan Paham Investasi Keuangan demi menghadapi inflasi
-Fakultas Keperawatan dan Kebidanan
- Facebook
- Instagram
- Youtube
- Twitter ( X )
- Tiktok
Lihat punya teman saya juga :ellendelviaarleta.blogspot
Komentar
Posting Komentar