RESUME MATERI PKKMB PRODI S1 KEPERAWATAN 2025/2026
Resume Materi 1
Pemateri: Mursyidul Ibad S.KM., M.Kes
Tema: Personal Branding
“Setiap Orang memiliki ciri khas yang berbeda”
Personal Branding adalah proses membangun dan mempromosikan citra diri yang unik dan konsisten dengan sebuah platform.
Tujuan:
• Membedakan diri dari orang lain.
• Membangun reputasi yang baik.
• Menarik peluang profesional dan bisnis.
Kenapa Perlu membangun Personal Branding?
Karena di era modern yang serba digital ini hampir di berbagai sektor akan tergantikan oleh teknologi dan AI, sehingga kita harus memiliki brand baru yang unik melalui portofolio (media sosial) untuk memiliki nilai plus dalam menciptakan peluang baru.
Cara membuat Personal Branding:
1. Menentukan tujuan dan audiens.
2. Identifikasi nilai unik anda: Apa yang membedakan diri & orang lain.
3. Membangun online presence: portofolio (misal: konten media sosial).
4. Membangun jaringan: hubungan profesional di industri anda.
5. Konsistensi dan Otentitas dalam menyampaikan pesan.
Kesalahan dan Tantangan membangun Personal Branding:
1. Tidak konsisten dalam sebuah penyampaian.
2. Terlalu fokus pada diri sendiri (tanpa nilai yang ditawarkan anda).
3. Tidak memanfaatkan teknologi.
Resume Materi 2
Pemateri: Dr. Nuh Huda, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp. Kep. MB
Tema: Pengenalan Organisasi Profesi
Point Pelajaran dari Covid-19:
1. Hidup itu Pendek.
2. Pekerjaanmu bukanlah jaminanmu.
3. Kesehatan adalah kekayaan sejati.
4. Selalu miliki cadangan uang tunai.
5. Tuhan adalah tempat bersandarmu.
Organisasi PPNI
Lahir berdasarkan serangkaian perundingan beberapa tokoh keperawatan dari berbagai organisasi keperawatan yang berdiri sendiri, sejak tahun 2003 telah menjadi anggota ICN, dengan tujuan meningkatkan dan/atau mengembangkan pengetahuan dan keterampilan, martabat, dan etika profesi perawat. Juga mempersatukan dan memberdayakan perawat dalam rangka menunjang pembangunan nasional.
Struktur Organisasi PPNI:
1. DPP / Dewan Pimpinan Pusat.
2. Pengurus provinsi.
3. Pengurus PPNI Daerah.
4. Komisariat.
5. Anggota (para praktisi, pendidik, tokoh masyarakat, anggota dewan).
Berfungsi sebagai:
Pembina.
Pemersatu.
Pengembang.
Pengawas.
Peran & Fungsi PPNI:
A. Standar kompetensi
1. Standar Praktis.
2. Standar Pendidikan Tinggi Keperawatan.
"Mengembangkan dan menetapkan standar profesi."
B. Kode Etik Keperawatan Indonesia.
"Menetapkan dan mengawal kode etik keperawatan."
C. Continuing Professional Development (CPP).
"Menetapkan, membina, dan menyelenggarakan (CPP)."
D. Advokasi Regulasi kebijakan yang aman dan recognize.
"Advokasi mendukung untuk saling melengkapi."
PPNI bertanggung jawab dalam menjamin, melindungi, dan mengembangkan serta membimbing perawat Indonesia. Juga Pendidikan.
Tantangan Saat Ini dan Masa Depan:
• Citra Perawat.
• Akuntabilitas.
• Kompetisi Global (seperti persaingan dengan robot).
Menjadi Perawat:
1. Niatkan sebagai ibadah.
2. Berikan layanan terbaik.
3. Bangun komunikasi dan citra yang baik.
4. Tingkatkan integritas baik internal atau eksternal.
Resume Materi 3
Pemateri: Dr. Yanis Kartini, S.KM., M.Kep
Tema: Pengenalan Program Akademik
“Transformasi dari siswa ke mahasiswa” dalam rangka mengetahui jati diri dan menyiapkan diri menjadi perawat profesional.
Empowering with Vision: Mahasiswa diberdayakan untuk mencapai tujuan dan arah yang jelas.
Values-Driven Innovation: Inovasi lahir dari nilai luhur (jujur, integritas, tanggung jawab, caring).
For a Sustainable Future: Belajar & berinovasi untuk keberlanjutan masa depan.
Poin dari Visi Program Studi:
Untuk menciptakan dan memberdayakan calon perawat yang berinovasi, profesional, beretika, berprinsip Islami, dan mampu menjawab tantangan global, mengabdi pada masyarakat/komunitas dalam jangka panjang, yang kreatif.
Poin dari Misi Program Studi:
1. Melaksanakan pendidikan keperawatan yang menekankan pada penyelesaian masalah secara komprehensif, terbuka, santun.
2. Melaksanakan penelitian berbasis keperawatan komunitas untuk meningkatkan mutu pelayanan dan ilmu pengetahuan melalui pemberdayaan wirausaha civitas akademika dan mitra kerja.
3. Melaksanakan pengabdian masyarakat hingga masyarakat mampu mengedukasi diri sendiri secara mandiri dan memunculkan kesadaran masyarakat secara berkelanjutan.
Kurikulum 2025 AIPNI dengan pendekatan OBE (Outcome-Based Education), dengan harapan mahasiswa lulus secara keseluruhan dan melahirkan perawat profesional.
S1 Keperawatan
Ditempuh: 8 Semester
Kurikulum inti: 128 SKS
Kurikulum institusi: 17 SKS
Total: 145 SKS
Profesi:
Ditempuh: 2 semester
Kurikulum inti: 29 SKS
Kurikulum institusi: 7 SKS
Total: 36 SKS
CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan) dalam Profil Lulusan:
1. Care provider → pemberian asuhan atau edukasi perencanaan. (CPL 1).
2. Communicator → komunikasi efektif. (CPL 2).
3. Health educator and promoter → pemberian edukasi masyarakat. (CPL 2).
4. Manager and leader → mengorganisasi asuhan dan kolaborasi. (CPL 3).
5. Researcher → menerapkan langkah pendekatan ilmiah dalam menyelesaikan masalah keperawatan. (CPL 4).
Sistem Informasi:
1. E-SIM d
2. SIAKAD.
3. SIKEU.
4. UCC.
5. SIASET.
6. SIMPMB.
7. SIMPEG.
8. Sistem Informasi Perpustakaan.
9. Sistem keuangan Host <-> Host.
10. eSorogon.
Kunci Keberhasilan:
1. Bertanggung Jawab.
2. Memiliki daya juang tinggi.
3. Mampu berperan serta dengan orang lain.
4. Berpenampilan sederhana, rapi, dan sopan.
5. Etika terhadap diri sendiri.
6. Memelihara kesehatan jasmani dan rohani.
7. Jujur dan terbuka.
8. Bekerja dengan penuh kesungguhan dan ketulusan.
9. Berinisiatif untuk meningkatkan kualitas pengetahuan, kemampuan, keterampilan, dan sikap.
10. Mampu menyaring informasi.
Resume Materi 4
Pemateri : Dr. Yurike Septianingrum, S.Kep., Ns., M.Kep
Tema : Etika Komunikasi dan Bermedia Sosial & Plagiarisme
“Tidak semua harus dishare pada Platform atau media sosial.”
Trends and Issues Mahasiswa dalam bermedia sosial dan berkomunikasi dengan dosen.
Pada zaman sekarang mahasiswa banyak mengalami penurunan etika dalam berkomunikasi karena mahasiswa sudah dapat berpikir kritis sehingga dapat berargumen.
Kenapa penting? Karena etika lebih penting daripada ilmu, baik berbicara oleh yang lebih tua ataupun sebaya dan lebih muda. Juga untuk mendapatkan respect atau dapat dihargai.
Nilai (norma, anggapan) : konsep abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baik, benar, indah oleh masyarakat.
Budaya : Adat istiadat atau perilaku sehari-hari manusia dalam berinteraksi dengan lingkungannya.
Etika : Tata krama atau peraturan perilaku yang harus dilakukan untuk bentuk menghargai.
Budaya Kampus:
1. Budaya Akademik
2. Budaya Intelek
3. Budaya Inovatif
4. Budaya Kritis
5. Budaya Teknologi
6. Budaya Bersih
“Long Live Learning” selalu berusaha improve untuk belajar baik ilmu atau akademik dan dari kehidupan.
Komponen Civitas Akademika yang membantu lingkungan kampus :
1. Security
2. Jukir (Juru Parkir)
3. Dosen
4. Office boy/girl
5. Admin
Budaya 5S
Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun
Etika Bertemu dengan Civitas Akademika:
1. Penampilan rapi, bersih, wangi.
2. Sampaikan salam ketuk pintu.
3. Menggunakan bahasa yang sopan.
4. Perkenalkan diri dan status diri.
5. Gunakan tata ganti “SAYA”.
6. Perhatikan waktu dan kondisi.
7. Jelaskan keperluan secara ringkas.
8. Sampaikan “Maaf” dan “Terima kasih”.
Etika Bersosial Media:
1. Menggunakan bahasa yang sopan dan layak.
2. Share hal yang bermanfaat dan minimalkan konflik.
3. Hindari konten berbau SARA dan Pornografi.
4. Hindari menyebarkan berita kekerasan.
5. Periksa kebenaran sebelum share.
6. Mengupload data pribadi harus hati-hati.
7. Kontrol penggunaan sosmed → Sosialisasi dengan dunia nyata.
Apa itu Plagiarisme?
Plagiarisme atau disebut plagiat adalah suatu tindakan penjiplakan yang melanggar hak cipta (KBBI).
Permendiknas No. 17 tahun 2010
Plagiat adalah perbuatan secara sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh, mengutip, atau mencoba sebagian karya pihak lain.
Plagiator adalah orang perseorangan atau kelompok orang pelaku plagiat, masing-masing bertindak untuk diri sendiri, untuk kelompok dan atas nama suatu badan.
Bentuk Plagiarisme:
1. Plagiarisme per-kata
2. Plagiarisme Paraphrase
3. Plagiarisme Sumber sekunder
4. Plagiarisme Struktur sumber
5. Plagiarisme Ide
6. Plagiarisme Authorship
Resume Materi 5
Tema: Motivası Mahasiswa Keperawatan Perkuliahan dan Ekstrakulikaler.
Pemateri: Ratna Yunita Sarı, S. Kep. Ns., M. Tr. Kep
Motivasi adalah energi pendorong utama yang menggerakkan leita menuju tujuan, baik itu akademik, maupun pengembangan diri. Tanpa motivası bahkan tugas yang paling sederhana pun tersa berat.
Motivasi untuk Perkuliahan: Fakus dan Tujuan
1٠ Tetapkan tujuan Jelas
2. Ingat Peran Multa Perawat
Motivasi untuk ektrakulikuler: Pengembangan Dırı dan
kepemimpinan.
1. Bentuk karakter
2. Tingkatkan kepercayaan bert
3. Jadilah Agen Perubahan
Strategi Meningkatkan Motivasi Mahasiswa:
1. Metode Pengalaman Menarik.
2. Lingkungan Belajar Positif.
3. Penghargaan & Pengakuan.
Kesimpulan dan Aksı Nyata:
1. Sebagai fondası Utama.
2. Jaga Semangat.
3. Membangun Masa Depan.
Kutipan
"Memadı Perawat adalah pilihan, ketika kamu sudah memilih, Artinya kamu siap menahan air matamu untuk melukis senyuman, penuh kebahagiaan untuk orang lain."
Komentar
Posting Komentar